Belajar dari Kuliah Tamu

Dalam sebulan ini ada 3 event memberikan sharing experience and knowledge di kampus yang berbeda. Materi yang disampaikan adalah sesuai dengan expertise dan experience pembicara. Saya pun mengajukan topik mengenai strategic sourcing. Pokok bahasan yang masih asing di telinga mahasiswa. Tantangan lainnya adalah waktu yang diberikan memaparkan materi hanya 1 jam atau semolor-molornya 75 menit. Sesi tanya jawab diberikan tambahan 30-45 menit.

Materi ini sudah ada bangunan intinya. Ibarat rumah pondasi dan dinding , sudah siap. Seperti biasa dan sesuai ajaran guru, saya menanyakan profil peserta, waktu dan tempat. Tentunya tidak lupa menggali apa yang diharapkan dari event tersebut. Hal ini untuk memperkaya materi plus membuat sisipan yang sesuai dengan kondisi peserta. Kalau rumah, ini ibarat desain interior dan perabotnya. Hal ini saya maksudkan agar lebih mudah dipahami dan sesuai harapan audience.

Continue reading “Belajar dari Kuliah Tamu”

Terobosan Sang Dosen

Bertemu sahabat yang satu ini, energi saya bertambah. Ia adalah salah satu alumni yang mengabdikan dirinya sebagai tenaga pengajar. Hampir tidak pernah ia mengeluh akan profesi yang ia jalani. Setiap pertemuan maupun sekedar percakapan by phone atau by WA, memberikan kabar yang berbeda, tapi tetap berisi pesan positif. Saya teringat ketika pada masa ia kemanten anyar, teman ini memanfaatkan waktu pulang kampungnya dengan membawa beras untuk dijual kembali di Malang.

Continue reading “Terobosan Sang Dosen”

Contingency Plan

Pagi ini, saya harus bangun lebih awal. Kebetulan saya harus mengejar pesawat di Bandara Halim PK. Sekaligus melakukan dropping-off garwa saya ke travel langganannya. Direncanakan bangun pukul 03.30 WIB, alhamdulillaah dibangunkan Gusti Allah pukul 02.30 WIB. Masih ada 1,5 jam untuk persiapan. Setelah qiyamul lail, saya mencoba menuntaskan laporan semalam sekaligus mengirim pesan kepada team via email dan WA.

Continue reading “Contingency Plan”

Berkomitmen ? Infaklah !

Ahad pagi setelah sholat subuh, saya dan beberapa teman satu kelompok melakukan kajian rutin. Pengajian yang membuat saya dan juga teman selalu merasa rindu. Kami berbeda profesi, dan jarang bertemu muka dalam sepekan. Momen rutin inilah salah satu bentuk temu muka, saling sharing. Kami saling berbagi rasa, saling menringankan beban. Kami bersepakat bertemu di Sekolah Alam Bintaro, milik salah satu anggota group.

Biasanya diskusi dimulai pukul 06 pagi hingga ditutup pada pukul 10 siang. Entah kenapa materi-materi yang disampaikan senantiasa menarik dan up to date. Padahal beliau mengakui bahwa bahan seperti ini bisa jadi pernah disampaikan beberapa tahun yang lalu.

Continue reading “Berkomitmen ? Infaklah !”