Kepedulian terhadap lingkungan sudah melekat sejak kecil. Alhamdulillaah, orang tua dan guru selalu memberi contoh akan hal ini. Bagaimana membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan. Menanam pohon penghijauan. Mereka tidak hanya beceramah, tapi memberi contoh langsung. Praktek.

Salah satu kebiasaan, menanam pohon, terasa sekali manfaatnya. Terlebih saat mulai berkurangnya area hijau dan hutan. Manusia akan terus membutuhkan udara bersih. Lingkungan idaman yang bebas dari banjir. Terhindar dari bencana tanah longsor. Dan juga terhindar dari kekuarangan air saat kemarau tiba.

Latar belakan itu yang menguatkan aksi kami. Ada sedikit lahan, ditanami, Kadang mandiri, tak jarang mengajak dan melibatkan orang yang lebih banyak. Alhamdulillaah hingga saat ini berlangsung terus dan meluas. Upaya ini juga menggerakkan ekonomi. Petani yang menjual bibit pohon mendapat berkahnya.  Tukang gali demikian juga. Pun bagi masyarakat yang terlibat mendapatkan manfaat atas hasil dari penghijauan. Bisa saat padat karya. Atau memanfaatkan daun, buah, dan kayunya.

Semoga upaya kami mendapat ridlo Illahi robbi. Kami pun punya kekuatan kesehatan jiwa, raga dan ekonomi.

Tentunya, kami juga menerima dengan tangan terbuka, jika pembaca dapat mengalokasikan dana berupa zakat maal atau infaq. Insya Allah, kami kelola  dengan penuh amanah.

Dana yang dikumpulkan sesuai permintaan atau event khusus akan digunakan untuk membeli bibit pohon, penggalian,  dan perawatan setelah penanaman. Perawatan pada masa 1-2 pekan setelah ditanam sesuai pengalaman adalah masa yang sangat penting.

Silakan jika ingin bergabung menghijaukan negeri, dapat melakukan transfer donasi melalui:

Bank Syariah Indonesia| A/C no. 8898878840 | Ari Wijaya qq Nisem 89

Sebagai upaya akuntabilitas dan bentuk pertanggungjawaban, mohon berkenan memberikan notifikasi melalui WA 08111661766 setelah melakukan transfer.

Semoga Allah SWT mencatat aksi ini sebagai salah satu amal sholeh kita.

Silahkan share jika bermanfaat!