Wayfinding Engineering

Terus terang saya baru mendengar dan tahu apa itu wayfinding engineering, ketika diterangkan salah satu sahabat yang telah lama bermukim di negeri seberang. Ia menanggapi pujian saya atas kemudahan mencari tempat di bandara tempat ia bermukim. Banyak penunjuk arah. Beberapa alat bantu disediakan di beberapa area. Sehingga memudahkan mencari tempat/area, bahkan bagi orang yang pertama kali menginjakkan kaki di bandara tersebut. Kecil kemungkinan tersesat.

Wayfinding Engineering dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai Rekayasa Sistem Penunjuk Arah atau Teknik Pemanduan Arah.Secara sederhana, WE adalah kombinasi dari ilmu keteknikan/rekayasa berupa tata letak, jalur, aksesibilitas. Plus desain visual berupa tanda arah, rambu/signage, warna, simbol. Dan juga, psikologi perilaku manusia yang di dalamnya mememberi kemudahan, bagaimana orang berpikir dan mengambil keputusan saat mencari jalan. Dalam 1-2 detik ia bisa memutuskan. Kombinasi itu agar orang tidak tersesat, tidak bingung, dan bergerak efisien.

Ia pun melanjutkan penjelasan. Kali ini membuat saya tambah terkejut. Ternyata salah satu ahli WE ini adalah orang Indonesia. Perempuan muda yang juga adik kelas kami di SMA. Ia salah satu desainer bandara yang dinobatkan terbaik di dunia ini. Anak muda ini juga secara reguler sebagai akademisi di beberapa politeknik. Kami pun segera menjalin kontak.

Rasa penasaran dan rasa ingin tahu lebih jauh ini, tentunya relevan dengan industri layanan jasa yang sedang kami geluti. Bagaimana menambah services yang memudahkan orang lain. Memberi nilai tambah kepada pelanggan.

Semoga dalam waktu dekat, saya dan juga rekan kerja bisa menggali lebih jauh lagi.

 

Silahkan share jika bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × three =