Kawin Intan

Saya tergelitik untuk membaca pasangan yang merayakan kawin intan. Saya kira apa gitu. Selama ini kan populernya, perayaan kawin perak atau kawin emas. Barakallaahu… ternyata mereka telah mengarungi mahligai pernikahan selama 60 tahun. Jadi kalau 25 tahun itu perak. Lima puluh tahun disebut emas. Nah.. jika sebutannya intan, itu berarti usia hubungannya sudah 60 tahun. Entah siapa yang memulai membuat istilah ini. Bukan perkara mudah mempertahankan hubungan selama itu. Sepakat ? Semoga sahabat juga bisa, ya.

Coba bayangkan jika kita punya pasangan serasi di perusahaan yang digeluti sekarang ini. Ups.. tunggu dulu, itu bukan wanita atau pria idaman lain lho ? Tapi, hubungan vendor dengan kita. Hubungan yang saling mendukung, saling menguntungkan. Saya yakin, banyak manfaat yang diperoleh. Tumbuh berkembang bersama.

Sahabat mau punya hubungan yang langgeng ? Perkenankan saya berbagi tiga langkah.

Rencanakan metoda penilaian.

Bagaimana kita melakukan penilaian termasuk di dalamnya menetapkan indikator penilaiannya. Sebagai contoh, indikator dari mutu (Quality), harga (Cost), ketepatan pengiriman (Delivery), kesesuaian dengan value kita (Morale), dan sekarang juga sedang digalakkan kesesuaian dengan standar kesehatan dan keselamatan kerja (Safety), bahkan juga terhadap lindungan lingkungan (Environmental). QCD-SEM jika disingkat untuk memudahkan ingatan. Bagiamana jika semuanya penting ? Tetapkan bobot sesuai dengan kebijakan dan nature business anda.

Pada tahap ini, ditetapkan juga tim penilai. Siapa dan fungsi mana yang memberikan penilaian. Mereka diberikan acuan. Nilai 1 untuk penilaian dengan kondisi yang sangat buruk hingga 5, misalnya, untuk kondisi yang sangat memuaskan.

Lakukan penilaian.

Penilaian dapat dilakukan setiap order tuntas dikerjakan oleh pemasok. Secara berkala hasilnya dianalisis. Jangan lupa memberikan klasifikasi. Grade A untuk yang mempunyai nilai rerata lebih besar sama dengan 4. B untuk nilai lebih besar sama dengan 2 hingga lebih kecil 4. Sedangkan C, untuk yang masih punya nilai di bawah 2. Jika perlu nilai C juga diberi tanda bendera merah. Perlu perhatian khusus.

Penggolongan ini penting untuk memberikan arahan manajemen melakukan langkah tindak lanjut. Misalnya, kinerjanya buruk tapi ia pemasok utama perusahaan kita. Kita membelanjakan kepada supplier tersebut masuk pada pareto spending kita. Perlu pendekatan dan metoda khusus dalam menanganinya.

Eksekusi hasil.

Hasil analisis dan tinjauan manajemen perlu ditindaklanjuti. Sangat disarankan, ada event khusus. Seperti, vendor gathering atau acara semacamnya. Upaya sebagai salah satu sarana komunikasi juga. Jembatan sosialisasi program dan pencapaian perusahaan. Juga ajang menerima masukan dari pemasok.

Ada yang diberikan penghargaan karena konsistensi memberikan layanan yang terbaik. Ia memperoleh grade A selama kurun waktu tertentu.

Ada pemasok yang perlu dikembangkan, didampingi agar meningkat kinerjaanya menjadi Grade A. Namun, perlu juga ada sangsi, jika bad performance-nya taat asas, konsisten. Bisa dilakukan degradasi alias dikelaurkan dari daftar rekanan terpercaya.

Input ini disampaikan kepada fungsi procurement, sehingga mereka bersiap untuk mencari vendor baru.

Pengukuran seperti itu harus dilakukan. Karena jika tidak, maka kita tidak dapat mengelola hubungan itu dengan baik. Seperti petuah singkat Peter Drucker, yang disebut Bapak Manajemen Modern :

“If you can’t measure it, you can’t manage it”

Usaha yang tidak terlalu rumit dilakukan, tapi penting bagi kelangsungan hubungan. Saya yakin tidak hanya hubungan yang mencapai usia perak, atau emas. Usia intan pun bisa dicapai. Ya, kawin intan supplier relationship.

Yuk, jangan ditunda lagi. Agar gonta-ganti vendor bisa dihindari. Pasangan yang awet, langgeng, adalah energi tersendiri bagi kelangsungan hidup perusahaan.

Selamat mencoba ! Kalau sudah, tingkatkan terus . . .

Salam terobosan !

Mari terus membangun negeri, sekecil apa pun peran kita.

This is ariWAY

Silakan menyebarkan artikel ini, jika membawa manfaat.

Saya tunggu masukan dan diskusi yang lebih intens melalui email : ariwijaya@gmail.com atau bergabung dengan Facebook Group dengan klik link berikut :

https://www.facebook.com/groups/1142862102437435/?fref=ts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *