Antrian yang Dirindukan

Ari @MasjidNabawi

Antrian yang Dirindukan
By Ari Wijaya

Pernahkah antri beli tiket kereta api menjelang lebaran ? Atau antri menukarkan tiket Final Piala AFF ? Atau antrian periksa kesehatan ? Atau menunggu giliran beli makanan ?

Capek ? Kadang kesal. Harap-harap cemas.

Tapi itu semua rela dilakukan. Why ? Karena ingin mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Mendapat hal yang spesial. Keutamaan. Beda lho nonton langsung di lapangan bola. Atau  mendapatkan apa yang diinginkan. Diidamkan. Apalagi setelah lama ditunggu.

Sama halnya ribuan orang yang rela disekat beberapa lapis menunggu giliran. Mereka mengantri masuk Raudhah. Area antara mimbar masjid Nabawi dan rumah Rasulullaah SAW.

“Antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga.”

Hadits  ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib dan Abu Hurairah.

Taman surga yang ada di dunia. Banyak keutamaan melakukan ibadah di tempat ini. Pahalanya berlipat ganda.

Banyak dalam Al Qur’an digambarkan seperti apa surga itu. Dan tentunya, menjadi tempat yang paling diiginkan bagi orang beriman.

Kalau sudah seperti itu. Siapa pun akan rela mengantri. Antrian yang selalu dirindukan.

Madinah, 5 Januari 2017
Menjelang waktu isya’.

Note :
Saya mendoakan agar teman-teman berkesempatan antri dan masuk Raudhah.

Silakan berniat mulai sekarang. Termasuk usaha fisik lainnya. Salah satu yang utama, menabung. Tiada yang tidak mungkin.

Semoga menginspirasi dan menyemangati teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *