Berbeda tapi Satu

reuni 2017 Bhawikarsu

Perjalanan panjang lembaga pendidikan tentunya mewarnai warganya. Membanggakan. Utamanya, alumninya. Tak beda jauh dengan salah satu sekolah di Malang ini. SMA 3 Malang. Ada yang menyebutnya Bhawikarsu. Singkatan atas motto sekolah itu. Bhaktya Widagdha Karya Sudira.

Bhaktya : Berbakti, bertakwa. Widagdha : Berilmu-pengetahuan, belajar, berguna. Karya : Bekerja. Sudhira : Berani, berjuang, berteguh-hati

Tahun 2017 ini serasa spesial. Alumninya bahu membahu menghelat acara besar. Reuni 65 tahun. Panitianya dari yang sepuh alias umur di atas 50, maupun yang masih kinyis-kinyis (baca : muda banget). Ini nggak bisa dilepaskan dari kebiasaan semasa di sekolah. Kegiatan berjibun, seperti tak ada hentinya. Tapi itu semua, Alhamdulillaah, itu tidak mempengaruhi prestasi akademik. Salah satu buktinya, panitia kali ini juga punya catatan sekolah dan karir yang tetap moncer.

Perencanaan pun dilakukan. Bagaimana menyusun organisasi sebagai pengarah maupun panitia pelaksana. Termasuk pengelolaan pendanaannya. Rangakaian itu dikemas dalam gerbong : “Gerak Gemilang Agitma 2017”.

Banyak mata cara. Kombinasi antara fundraising, bakti sosial, kangen-kangenan, dan tentunya kontribusi untuk almamater. Berbeda tapi Satu ! Benar, satu ! Satu tujuan ! Bagaimana alumni tetap berkontrisusi dan mengabdi kepada negeri yang kita cintai ini. Sekecil apa pun itu.

Salah satu milestone event adalah Pergelaran Ludruk. Seperti lazimnya kegiatan siswa maupun alumni SMA 3 Malang. Kegiatan ini pun multi obyektif. Bagaimana menghidupkan budaya tradisional. Menjalin keakraban anggota. Alumni berkarya dan berkontribusi. Ada juga charitynya. Sekaligus menggalang dana untuk kegiatan besarnya.

Ya. Ludruk Kekinikian digelar esok Selasa 28 Maret 2017 pukul 12.30 WIB, diawali makan siang bersama di Taman Budaya, TIM, Jl. Cikini Raya, Jakarta. Pemainnya adalah alumni dengan tetap mengundang tokoh ludruk nasional seperti Cak Kartolo., dll. Lha iyo, kalau alumni thok yang main,  yo garing…

Acara ini dikomandoi oleh seorang perempuan yang kata teman-temannya (dan kata saya juga, sih), gak ono menenge (baca : sangat aktif). Ia adalah Dewi Bob. Pengusaha juga aktivis kegiatan sosial. Pingin tahu siapa dia ? Plus para panitia yang sueger-sueger… Yuk.. esok siang, merapat ke TIM.

Nang pasar Comboran, tuku manuk cicak rowo …

Lha kok wis larang kok ora iso ngoceh dagelan…

Ayo bagi peran dulur,  karo nggowo bolo kurowo…

ono lakon Cinta Terlarang, ojo sampai kelewat tanggalan..

 

Arep menek omah kecepit cendelo, wis sakmene ae, atur kawulo.

Semoga satu acara ini usai dengan baik dan sukses. Tentunya akan menjadi dorongan semangat untuk generasi muda.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *