Gak Gue Banget By Jamil Azzaini

jamil - expert

Ada sebagian orang yang bila diberi pekerjaan menantang menjawab dengan kalimat :

“Wah, gak gue banget.”

Kalimat ini bermakna bahwa pekerjaan tersebut tidak sejalan dengan passionnya, dia tidak menguasai, dia tidak mencintai dan sejenisnya.

Benarkah setiap pekerjaan yang tidak cocok dengan kita itu pertanda “gak gue banget”? Belum tentu.

Secara ringkas, dengan menggunakan ilmu Biologi, bisa dijelaskan sebagai berikut. Dulu, saat kita belajar Biologi disebutkan bahwa “fenotif” sama dengan “genetik” ditambah “pengaruh lingkungan”. Maknanya, apa yang tampak pada diri kita saat ini (fenotif) adalah karena ada faktor bawaan (genetik) sekaligus tempaan lingkungan pergaulan.

Sehingga, boleh jadi, pekerjaan atau profesi yang kita kuasai, cintai dan tekuni saat ini sejatinya bukan kita yang asli (genetik) tetapi karena dominannya pengaruh lingkungan. Dan, dalam jangka waktu tertentu, orang yang bekerja atau menekuni profesi tetapi tidak sejalan dengan genetiknya ia akan frustasi, stres dan mengalami kejenuhan yang tinggi.

Oleh karena itu, pernyataan “gak gue banget” bisa jadi keliru. Jangan-jangan justru pekerjaan yang ditawarkan kepada Anda itulah yang sejalan dengan genetiknya Anda. Sayangnya, genetik Anda yang merupaka “berlian” di dalam diri Anda tertutup oleh lumpur [pergaulan yang tidak sejalan dengan genetiknya].

Saran saya, jangan pernah menolak pekerjaan yang menantang apabila Anda belum menemukan siapa diri Anda sebenarnya, belum menemukan passion Anda, belum tahu kelebihan Anda. Dalam kondisi tersebut, pernyataan “gak gue banget” akan menjauhkan Anda dari menemukan jati diri Anda yang sesungguhnya.

Sementara bagi Anda yang sudah menemukan genetik, passion, dan kelebihan Anda, jawaban “gak gue banget” yang membuat Anda tetap fokus dengan pekerjaan dan profesi Anda, akan menjadikan Anda memiliki banyak karya yang luar biasa.

Bagaimana hidup Anda saat ini? Gak gue banget atau gue banget?

Catatan :
Ir. Jamil Azzaini, MM adalah CEO of PT. Kubik Group, perusahaan pelatihan dan konsultansi lokal yang mulai mendunia. Pengarang buku best seller seperti ‘Speak to Change’, ‘ON’, ‘Tuhan, Inilah Proposal Hidupku’, dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *