Nyali Mengambil Keputusan

Nyali Mengambil Keputusan

Oleh : Elia Massa Manik, Direktur Utama PTPN III Holding
 —–

Untuk menguak permasalahan, saya menggunakan cara turun ke lapangan. Hampir setiap hari, saya mengunjungi satu persatu perkebunan untuk berkomunikasi dengan karyawan yang berada disana. Lainnya, saya juga selalu memberikan contoh untuk terus belajar. Hal ini saya tularkan kepada seluruh karyawan.

Tahap kedua adalah menerapkan speed dalam bekerja, Mengubah kultur VOC, bikin rileks dan tidak merasa intimidasi. Dengan begitu mereka akan mempunyai semangat kerja.

Terakhir, adalah keberanian untuk memutuskan kebijakan. Harus punya nyali untuk memutuskan daripada diam terus. Ini merupakan hal penting bagi seorang pemimpin untuk dapat menentukan akan dibawa kemana perusahaan yang dipimpin.

Saya sendiri menargetkan PTPN III dapat melakukan pengolahan dari hulu sampai hilir. Artinya perusahaan ini tidak hanya menjual kelapa sawit tapi juga bisa memprosesnya menjadi CPO dan produk turunannya lainnya sampai menjadi produk branded, seperti minyak goreng dan lainnya.

Makanya, saya berencana untuk membuat tim riset and development. Setelah saya hitung, butuh modal sekitar Rp 2 triliun untuk men-set up tim tersebut. Saya berencana, tim ini nantinya bakal terintegrasi untuk mendukung bisnis seluruh PTPN.

Sekarang saya baru mendatangkan satu ahli karet untuk membantu membenahi masalah. Karena sampai sekarang perusahaan masih terus mendulang rugi karena tingginya harga karet. Saya juga berencana melakukan efisiensi pabrik gula. Rencananya, kami bakal menutup sejumlah pabrik yang sudah tidak efisien karena, kapasitas produksinya rendah.

Yang jelas, perlahan tapi pasti, PTPN III mulai bangkit. Sampai akhir tahun total operating cash flow mencapai Rp 600 miliar dari tahun 2015 yang hanya Rp 100 miliar. Dan, bulan September, perusahaan sudah mampu mengantongi keuntungan 1,5%. Ini prestasi karena selama empat tahun kinerja perusahaan selalu merah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *