Punya Prinsip, Separuh Sukses

Punya Prinsip, Separuh Sukses

 

Masih ingatkah Anda dengan kisah ini?

Di tepian sebuah sungai di wilayah Provinsi Sumatra Barat, tinggallah seorang guru agama. Pak Lebai namanya. Suatu hari, Pak Lebai mendapat undangan pesta dari dua orang kaya di kampungnya. Sayangnya, pesta itu berlangsung di waktu yang sama, dan tempatnya saling berjauhan. Yang satu berada di hulu sungai, sedang yang kedua berada di hilir sungai. Tuan rumah di hulu sungai akan memberinya dua kepala kerbau, tapi masakannya tidak enak. Sedangkan tuan rumah di hilir sungai dikenal punya masakan yang enak, tapi ia hanya akan memberi satu kepala kerbau. Pak Lebai bingung dibuatnya.

Dengan hati diliputi kebingungan Pak Lebai berangkat mendayung perahu menuju hulu. Sepanjang perjalanan di sungai ia terus menimbang-nimbang. Tiba-tiba ia berubah pikiran dan segera memutar arah perahunya menuju hilir. Ia kembali mendayung. Ketika semakin dekat dengan lokasi di hilir Pak Lebai berjumpa dengan beberapa orang baru pulang dari tempat pesta di hilir.

“Kerbau yang dipotong di hilir, kecil, Pak Lebai!” teriak beberapa orang.

Mendengar hal itu Pak Lebai berubah pikiran. Ia berbalik arah lagi menuju ke hulu. Namun, sesampai di hulu ternyata pesta ternyata sudah usai. Para tamu sudah tak ada. Makanan sudah habis. Lekas-lekas Pak Lebai memutar haluan. Ia mengayuh cepat-cepat menuju hilir. Tetapi kejadian serupa terjadi. Suasana sepi saat Pak Lebai sampai. Pesta sudah usai.

Pak Lebai lemas.

Pembaca budiman, sudah pasti kisah di atas hanyalah fiksi belaka. Tetapi setidaknya kisah itu memberikan pelajaran penting bahwa hidup tanpa prinsip itu seperti perjalanan tanpa tujuan  yang pasti. Seseorang yang berjalan tidak punya tujuan akan mudah terombang-ambing oleh pengaruh orang lain. Dan pada akhirnya ia akan menyesal di kemudian hari.

Tetapi apakah dengan memiliki prinsip seseorang pasti akan berhasil meraih kesuksesan? Belum tentu. Tergantung apakah prinsip yang dipegangnya itu benar atau salah. Mari kita buktikan.

Ada beberapa orang yang menganut prinsip seperti berikut ini: hidup itu seperti air mengalir. Ikuti saja, nanti toh akan sampai tujuan juga. Benarkah prinsip ini?

Mari kita cermati dengan seksama.

Apakah setiap aliran air akan berujung ke laut?

Tidak! Ada juga yang ke septictank. Saat kita buang air kecil misalnya, coba cek kemana larinya air buangan itu? Ke laut? Lebih sering tidak!  Ia mengikuti air mengalir bilasan, muaranya hanya sampai kolam penampungan. Tidak sampai ke laut lepas. Artinya, perlu diperhatikan betul prinsip yang kita yakini. Mengapa?

Karena sesuatu yang kita yakini bisa menentukan jalan pikiran dan pijakan tindakan kita.

Mau tahu lebih jauh ?
Mau juga bertemu dengan pemateri dan materi lain ?

Yuk.. Gabung ke :

http://bookoo.co.id/

 

 

 

 

One Reply to “Punya Prinsip, Separuh Sukses”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *