Kambuhan

suap
Entah berapa sudah terkena OTT. Operasi tangkap tangan. Terlepas, masih perlu bukti lanjutan. Faktanya memang marak. Berita seliweran. Hampir setiap hari, running text senada muncul.

Suap. Korupsi. ‘Titipan’ proyek. Kongkalikong. Uang sukses pemenangan tender. Sogokan agar lulus ujian. Uang ‘terima kasih’ agar masuk sekolah tertentu.  Duit damai agar ringkas urusan. Entah apa lagi istilahnya.

Kata ahli manajemen, yang terlihat itu masih kecil. Kejadian yang tak terlihat, bisa jadi berjibun. Iceberg. Gunung es. Mungil terlihat di atas, besar menggelayut di bawah.

Bagaimana dengan kita ? Mari kita lakukan introspeksi. Masihkah untuk mendapat proyek, dilakukan iming-iming titipan ? Apa menyimpan biaya agar terlihat menggiurkan ? Atau ada yang bilang : 

“Biasa itu, kalau mau menang yang harus tahu diri. Bagi dikit nggak apalah”
“Kalau nggak ngikut gitu, kapan kita dapat proyek ? Bagaimana kita hidup ?”

Jangan anggap kecil. Kecil itu, kelak bisa jadi kesalahan fatal. Edward Coke, Hakim Agung Inggris, yang sangat disegani pada masanya, memberi nasihat :

“Though the bribe be small, yet the fault is great”

Apalagi pernah sakit parah, hampir kolaps. Terseok-seok gara-gara kasus integrity. Penyembuhannya perlu sumber daya yang tidak sedikit. Ketika sakit itu sudah sembuh. Bisa jadi belum tuntas. Tapi jangan sampai kambuh. Biasanya, obatnya lebih lama. Lebih mahal.

Lebih baik ditanggalkan. Segera. Jangan jadi penyakit kambuhan. Jangan khawatir akan rezeki Allah. Pintu rezeki akan terbuka lebar.

“Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik bagimu.”
(HR. Ahmad)

Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih, memberi jalan dan kemudahan bagi kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *