Ada Pelajaran di Kisahmu

Mencermati perjalanan karir orang-orang terkenal menjadi salah satu kegemaran saya. Apalagi yang masih relatif muda. Mereka sudah mampu menduduki posisi strategis. Young on top. Termasuk kiprahnya saat menjabat. Banyak yang bisa dipelajari. Bagaimana persiapannya. Semangat belajarnya. Membangun tim. Kecermatan dan kecepatan eksekusinya. Pun sandungan yang mereka alami.

Perhatian saya tertuju pada sosok yang bernama Silmy Karim. Saya mengenal justru saat rekan saya meminta pendapat dan masukan ketika akan mengisi acara televisi. Ia jadi host yang menyertakan Pak Silmy Karim sebagai nara sumber.

Kiprahnya mengembangkan Pindad menjadi daya tarik. Perusahaan pelat merah yang difokuskan memproduksi persenjataan. Salah satu pabriknya di dekat kampung halaman saya. Pabrik khusus produksi peluru (amunisi) di Turen, Malang. Ada satu lagi di Bandung. Produksi Senapan Serbu (SS) dan juga kendaraan taktis (rantis) Panser Anoa menjadi salah satu hasil andalan. Dan mudah dikenal. Apalagi ketika Tim TNI AD menjadi kampiun Kejuaraan Menembak di Australia dengan menggunakan senjata bikinan Pindad itu. Belum lagi Anoa-nya yang acapkali digunakan Pasukan Perdamaian PBB.

Ia punya pendapat bahwa industri pertahanan dan ekonomi suatu bangsa saling bertaut erat. Indonesia punya peluang sebagai pemain besar industri pertahanan dunia. Perlu segera melakukan penguasaan teknologi, modal kerja, model bisnis, manajemen korporasi, serta akses global supply chain. Pun hal yang menentukan yaitu affirmative action atau keberpihakan pemerintah terhadap pertumbuhan industri militer. Ia membuat langkah-langkah strategis yang mungkin dilakukan untuk membuat terobosan. Inovasi seperti itu yang membuat Pindad menjadi lebih bersinar.

Tak lama menikmati suguhan produk-produk inovatif tadi, Pak Silmy diberikan amanah baru. Ia menjadi nahkoda PT. Barata Indonesia (Persero). Perusahaan milik negara yang memproduksi alat berat. Satu yang saya ingat waktu kecil adalah mesin selender (baca : wales, alat pemadat tanah). Barata juga punya instalasi pengecoran logam yang besar. Bangunan konstruksi pabrik karya engineer Barata sudah menyebar seantero Indonesia.

Lagi-lagi ada hal yang menarik yang menjadi program besar CEO muda ini. Menjadikan Barata terdepan untuk industri alat berat

“‎Ada banyak pelabuhan, itu butuh crane untuk bongkar muat. Crane kita masih impor. Belum lagi alat-alat pertanian. Ada banyak ide. Akan saya pelajari kemampuan dan kapasitas internal. Jika memang mumpuni akan saya dorong di situ. Jadi ruang lingkup pekerjaannya : engineering, kemudian crane, mekanisasi pertanian, infrastruktur kelistrikan, dan juga  infrastruktur yang sifatnya mendukung proyek konstruksi. Berkolaborasi dengan perusahaan BUMN lainnya,”  katanya ketika diwawancarai oleh media sesaat setelah pelantikannya.

Saya berharap Barata melaju kencang menjadi salah satu perusahaan yang mendukung kemandirian di bidang alat berat.

Saya dan tentunya rekan sejawat, sangat berterima kasih. Karena di sela kesibukannya, Pak Silmy berkenan hadir berbagi pengalaman dan pengetahuan bersama kami. Insya Allah pada Jumat 20 Oktober 2017 pukul 08.30-11.00 WIB bertempat di Executive Lounge Graha Elnusa.

Sudah tak sabar mendengar langsung kiat beliau mengkilapkan kinerja perusahaan. Pendek memang, tapi semoga lebih dari cukup untuk menginspirasi saya dan sahabat semua.

Kehadiran beliau akan menjadi bahan pelajaran yang sangat berharga bagi kami. Seperti pesan langit yang diberikan Allah SWT Sang Maha Pencipta kepada Rasulullaah SAW dalam surat Yusuf ayat 111.

“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.”

 Semoga kami termasuk bagian dari orang berakal itu.

Pilah Pilih

Harus diakui, setiap insan tidak dapat hidup sendirian. Secanggih apa pun dunia ini. Jaman now atau nanti. Kita butuh teman. Ember ! Itulah keniscayaan sebagai mahluk sosial. Sunatullaah.

Sehingga mempunyai banyak teman juga sangat dianjurkan. Tidak  pilih-pilih dalam berkawan juga baik. Tentunya ada risiko di dalamnya. Membawa pengaruh. Bisa Mewarnai ? Atau justru kita terpengaruh alias terwarnai ? Bagaimana kemudian kita bersikap ?

Sesuai nasihat guru saya, saya pun berniat. Saya patri di hati dan juga aksi. Setiap kumpulan manusia yang saya ada dan berada di dalamnya, organisasi resmi maupun sosial, saya harus bisa mewarnai. Membawa manfaat. Hal yang tidak mudah memang. Tapi sangat mungkin dilakukan.

Banyak cara, bagaimana kita bisa mewarnai himpunan yang berisi manusia tadi ? Bukannya kita tidak perlu pilih-pilih ?

Ehm.. sebentar. Pas kita punya program, maka perlu dukungan teman. Bisa sih sendirian. Tapi memakan waktu lelbih lama. Bisa pula kita kehabisan bensin. Alias padam semangat ditengah jalan. so, kita butuh tim yang kuat. Tentunya harus sejalan. Teman seperjuangan. Nha.. kalau yang ini harus memilih. Kalau tidak, belum apa-apa sudah berantem. Tidak satu biduk. Tidak sama visi dan misi. Program malah terbengkalai. Tidak jalan.

Ada idiom dari negeri yang terkanal dengan jam besarnya, Big Ben :

“Bird of a feather flock together”

Orang yang punya kepentingan, gagasan dan juga karakteristik yang sama akan memiliki kecenderungan berhubungan satu sama lain. Menyatu. Sehati.

Tentunya dengan kesamaan itu, mempemudah dalam menjalankan program. Upaya memberi pengaruh. Aksi untuk mewarnai menjadi relatif lebih mudah. Memilih menjadi krusial. Malah keharusan. Guru saya pun memeberi penguatan dengan hadits yang diriwayatkan oleh Tarmidzi :

“Seseorang itu akan mengikuti agama temannya, maka hendaklah salah seorang di antara kalian melihat kepada siapa ia berteman.”

Sahabat, ketika berkawan…..cari sebanyak-banyak. Perluas networking. Jadilah insan gaul. Namun, ketika ada suatu misi khusus, membentuk tim, carilah teman seperjuangan. Pilah dan pilih diantara mereka.

Siap ?

Monggo. Agar upaya memberi manfaat yang lebih banyak menjadi tambah mantap.

Selamat menebar manfaat !

Tribute to Panitia Reuni Universitas Brawijaya 2017 : http://reuniub.com/kepanitiaan/

dan juga Pengurus Ikatan Alumni Universitas Brawijaya :  http://www.ikaub.net/

Rezeki dan Reuni

Sekitar 14 tahun lalu, saya terkena PHK. Melihat pesangon hati sedikit berbunga. Namun, ada hal yang masih menggantung. Banyak pilihan. Usaha mandiri ? Atau bekerja lagi di perusahaan lain ? Atau sekolah lagi ?Belum lagi perasaan, ada rasa rendah diri. Nggak pede.

Ketika itu saya putuskan ketiganya. Saya ambil semua. Sekolah program magister jalan terus.  Cari pekerjaan lain, juga hunting tak lenal henti. Plus memulai menjalankan usaha.

Singkat cerita, saya bangkrut. Usaha gagal. Bekerja resmi pun sudah diputuskan berhenti, setahun sebelumnya. Studi lanjut terbengkalai. Ketemu orang pun jarang. Minder.

Tapi saya tidak ingin berlama-lama dengan situasi itu. Doa jalan terus. Dan ditambah aksi lain, menghubungi teman. Sebelumnya, Kami sudah punya kebiasaan ngumpul. Gantian. Ketika itu berkumpul di kediaman salah satu rekan. Berganti tiap bulan. Kadang di Serpong. Pernah pula di Bekasi Timur. Kalau dipikir jauh juga. Dari cuma berempat plus keluarga hingga lebih dari itu. Aksi itu, boleh dikatakan reuni kecil.

Situasi keterpurukan saya pun, mereka tahu. Karena saya membuka diri. Minta pendapat. Masukan sangat banyak dan bermakna sekali. Di saat seperti itu, nasihat kecil seperti air ditengah dahaga. Seugeeer ! Ada yang memberi peluang. Positif sekali. Ternyata juga ada seorang teman yang mengalami hal serupa. Kita saling mengisi. Memberi semangat.

Kebiasaan kecil itu pun saya kembangkan hingga teman kerja yang pernah sama-sama terkena PHK. Rekan alumni saat kuliah dulu. Dan beberapa lagi.

Suatu masa, salah satu mantan atasan saya di perusahaan lama, memanggil saya untuk membantu dia kembali. Tentunya di perusahaan yang berbeda. Saya memutuskan mengambil kesempatan itu. Bekerja lagi. Alhamdulillaah. Itulah salah satu pembuka pintu rezeki saya ketika itu. Mental kembali terangkat. Tak lama setelah itu, semacam masa recovery, sekolah lanjut pun tuntas.

Saya jadi teringat nasihat guru ngaji di langgar dekat rumah  :

“Barangsiapa ingin dibentangkan PINTU REZEKI untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung SILATURAHMI”

Sahabat, ketika mengalami kondisi terpuruk. Bisa jadi usaha macet. Terkena PHK. Sekolah mampet tak kunjung beres. Karir juga nggak beranjak membaik. Ada satu jalan penyelesaiannya yang diberikan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pemurah, membuka networking. Menyambung silaturahim ! Reuni. Insya Allah salah satu jalan membuka kembali pintu rezeki kita.

Reuni ? Dahi langsung mengernyit. Ya, memang betul, setiap kegiatan termasuk reuni ada juga sisi negatifnya, tapi jauh lebih banyak manfaatnya. Kita maksimalkan sisi positifnya. Semoga rezeki itu berawal dari reuni.

Mau ?

Silakan kontak saya atau kunjungi laman :http://reuniub.com/

Sampai jumpa di Kota Malang.

 

 

 

Ngalup Ngalam !

Bagi orang yang pernah lahir dan menetap di Malang atau sekolah di Malang, bahasa walikan menjadi biasa. Ya, bahasa gaul yang beberapa kata dibaca dari belakang.
 
Ngalup Ngalam. Ini artinya Pulang Malang atau lebih mudah diartikan mari pulang kembali ke Kota Malang.
 
Pesan itu yang ingin didengungkan oleh Rektor Universitas Brawijaya atau lebih tersohor dengan singkatan UB, Prof. Bisri dan juga Ikatan Alumninya.
 
Kebetulan beberapa tahun terakhir ini, hari ulang tahun UB yang dibarengi dengan temu alumni dilaksanakan di Jakarta. Kali ini, insya Allah akan diadakan di Kota Malang.
 
Acaranya pun beragam.
 
Ada acara berbagi kepada masyarakat, bakti sosial. Tak lupa juga sharing knowledge dari alumni kepada mahasiswa dan sivitas akademika.
 
Ada wisata kuliner dengan memanfaatkan potensi warga Malang. Sekaligus sebagai obat kangen makanan dan minuman khas Malang. Rujak Cingur, Cwi Mie, Rawon, Es Tawon, dll. Ehmm. .. jadi ngeces ini. Tentunya juga ada hiburan yang akan menyasar segala usia.
 
Pun juga meneruskan tradisi sebagai kampus yang acapkali menelurkan ide berskala nasional. Sekedar membangkitkan ingatan kita semua, Juara PIMNAS beberapa kali adalah UB.  Ojo lali iku, lho. Oleh karenanya, salah satu mata kegiatan kali ini adalah rembug nasional untuk memberikan masukan dan sumbangsih pemikiran dan aksi nyata kepada negeri yang kita cintai ini.
 
Rekan sejawat, sederek sedoyo, mari kita ramaikan dan sukseskan acara yang insya Allah akan dilangsungkan pada 7-10 Desember 2017 ini di kampus tercinta, UB di Kota Malang.
 
Yuk… melakukan registrasi sekaligus sebagai sarana pendataan alumni :

http://reuniub.com/registrasi/

Oh ya, jika ada kelonggaran dana, mari sisihkan dana untuk kegiatan ini, utamanya kegiatan bakti sosial untuk masyarakat.
Dana dapat ditransfer melalui :
 
Bank BRI (kode antar bank 002)
0433 01 000552 569
a.n. Panitia Reuni Universitas Brawijaya
 
Konfirmasi bisa melalui WA Bendahara : Erny 0815 8057 212
 
Nawak, sedulur, partisipasi sampeyan sangat dinanti.
Ayo #NgalupNgalam..
 
Semoga ajang ini menjadi sarana meluaskan rezeki dan juga memperpanjang usia kita. Semoga hidup menjadi lebih bermakna dan membawa manfaat kepada sebanyak-banyaknya umat manusia.
 
Dienteni ndek Malang yo….
 
 
Rutam nuwus !

Malang Kami Datang !

Ayo, Ker !
#ngalupNgalam

Insya Allah, perhelatan besar akan diselenggarakan di Malang, tepatnya di Universitas Brawijaya.

Sivitas akademika akan menyelenggarakan serangkaian acara sebagai ungkapan syukur atas bertambahnya usia kampus dalam berkarya untuk Indonesia.

Event kolaboratif antar alumni.

Sumbang pikir untuk kemajuan kota Mlang, Jawa Timur dan tentu saja kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini, Indonesia. Kegiatan sosial untuk lebih memberi manfaat kepada masyarakat sekitar kampus. Perhelatan pelestarian budaya. Olah raga. Yang tak terlupakan adalah wisata kuliner dengan melibatkan pedagang lokal.

Kali ini acara dipusatkan di Malang. Beberapa tahun terakhir memang di Jakarta. Ini sesuai dengan amanah pimpinan Universitas Brawijaya yang saat ini dikomandoi oleh Prof. Dr. Ir. Muhamad Bisri.

Kapan ?

Insya Allah pada 8 – 10 Desember 2017.

Perkenankan, saya menyampaikan pesan khusus bagi sahabat, khususnya alumni Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, apa pun jurusannya.

Kenapa ?

Fakultas Teknik, tahun ini, bersama Ikatan Alumninya diberi amanah sebagai tuan rumah ! Ketiban sampur ! Mari bahu membahu untuk memberikan warna lain, dukungan doa, tenaga, pikiran dan tentu saja, dana.

Masih ada waktu tidak lebih dari 150 hari… Mari kita siapkan, utamanya bagi sahabat alumni yang berada di luar kota Malang.

Oh ya, donasi dapat ditransfer melalui rekening BNI Cab. Fatmawati, Acc no. 0435 770 533 an Indra Nur Yahya (Sekjen Ikatan Alumni Fakultas Teknik UB).

Mohon sahabat melakukan konfirmasi guna mempermudah pencatatan dan akuntabilitas laporan via WA Mas Indra : 085259310999

Sedikit itu rasa, sahabat. Tak perlu risau.

Berapa pun, insya Allah memperkuat silaturahim kita dan memberikan sumbangsih bagi suksesnya acara ini.

Semoga upaya kita dicatat sebagai salah satu amal sholeh.

Rutam nuwus !

An. Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono…
dan
Ketua Ikatan Alumni Fakultas Teknik UB Ir. Ali Mundakir, M.Eng.

Resonansi

Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin . .

Juga terima kasih kepada peserta yang berkenan hadir dan saling bertukar pengalaman dan pengetahuan saat pelatihan sehari :

‘Leverage Your Profit’

Pelatihan yang diselenggarakan sebagai upaya menyebarluaskan semangat penghematan biaya dengan pendekatan terobosan pada proses bisnis. Materinya sebagian besar berdasarkan buku ‘Cost Killer’.

Pelatihan ini diselenggarakan pada : Sabtu, 6 Mei 2017 di Titan Center, Bintaro, Tangerang Selatan.

One day workshop ini dikemas khusus dengan memadukan teori dan pengalaman, baik trainer maupun peserta itu sendiri.

Terima kasih juga kepada panitia kecil yang membantu kelancaran dan suksesnya acara ini.

Saya dan juga teman-teman di AIR Business Consulting, sangat menyadari masih banyak kekurangan baik materi, penyajian dan juga contoh kasus yang ditampilkan. Termasuk juga sisi penyelenggaraannya. Oleh karenanya masukan sangat diharapkan agar event selanjutnya, bisa lebih baik lagi.

Terlebih, kami berdiskusi di ruangan yang dinamai Ruang Jacob. Istimewa. Kenapa ? Ruangan diambil dari nama Francois Jacob, pria berkebangsaan Prancis. Peraih Hadiah Nobel tahun 1965 di bidang obat-obatan. Saya ikut bergetar. Jadilah ia pendorong semangat kami juga. Upaya meraih hasil yang tinggi. Membawa manfaat kepada sebanyak-banyaknya manusia. Usaha kami pun terus tumbuh dan berkembang.

Sekali lagi, terima kasih.

Leverage Your Profit

Sahabat….

Apa yang dilakukan ketika melihat laporan rugi laba tidak sesuai harapan?  Bahkan merugi ? Rapor merah ?

Atau organisasi yang biayanya tak terkendali ?

Saya yakin, jika pebisnis, ada yang melakukan review terhadap revenue. Bagaimana aktivitas penjualan. Tak jarang melihat lebih dalam pada biaya. Itu semua dilakukan agar punya action plan yang lebih mantap.

Tak jarang, biaya bisa ditelisik lebih dalam. Utamanya komponen yang meracik biaya pokok produksi. Jika dikelola, aktivitas ini bisa menyumbang kontribusi laba. Upaya yang low cost, tapi bisa berkontribusi besar. Aksi ini pun dilakukan oleh pemimpin organisasi, nirlaba sekalipun.

Bagaimana caranya  ?

Salah satunya adalah melakukan terobosan dengan pendekatan perubahan proses bisnis pengadaan. Beberapa kiat yang dikenal dengan 3I akan dijabarkan secara rinci. Identifikasi internal, identifikasi eksternal dan ikat hubungan atau melakukan perikatan lebih jelas dalam pelatihan ini.

Dalam kesempatan ini, perkenankan saya mengundang sahabat dan/atau tim yang membersamainya, untuk mengikuti pelatihan sehari ‘How to Leverage Your Profit’. One day workshop dengan acuan buku ‘Cost Killer’ karya Ari Wijaya.

Ari Wijaya akan bertindak sebagai Lead Trainer bersama Tim AIR Business Consulting.

Kapan ?

Sabtu, 6 Mei 2017 pukul 08.00 – 17.00 WIB di Gedung Titan Center, Jl. Raya Boulevard, Bintaro, Tangerang Selatan.

Klik link berikut ini untuk mengetahui venue dengan tepat :

https://goo.gl/maps/5fQuyGMTt2C2

Investasi diberikan harga khusus Rp. 1juta per orang. Ya, special dari harga sebelumnya yang Rp. 1,5 juta per peserta.

Fasilitas yang akan didapat peserta workshop :
– materi dengan studi kasus plus pengalaman trainer
– 1 backpack unik
– 1 buku Cost Killer
– kudapan dan makan siang khas Indonesia
– Sertifikat

Tentunya juga bisa mendapatkan diskusi tatap muka tiap Senin (Program SeniNaik !)

Sahabat tertarik dengan penawaran terbatas ini ?

Silakan meminta informasi dan konfirmasi melalui WA :

Sisrie  08119090190

Besar harapan kami, bisa berkontribusi dan turut melakukan perubahan bersama.

Terima kasih.

Wassalam,
Tim AIRBusiness Consulting

Duduk (tak) Manis

Ketika mengambil studi lanjut, saya pernah mendapat saran dari seorang dosen.

“Kalau ingin mendapatkan pemahaman lebih utuh, silakan masuk kelas saya”, ujar beliau ketika saya berkonsultasi. Saya merasa belum paham. Sedangkan waktu ketika itu terbatas. Beliau ada agenda lain.

“Kebetulan masih ada bangku kosong”, tambah beliau sembari menyodorkan jadwal mengajarnya.

Kesempatan yang tak pantas ditolak. Saya menyambutnya dengan senang hati. Tanpa melakukan perubahan KRS. Hanya perlu upaya pengaturan waktu. Beberapa kawan senasib, ternyata juga punya antusiasme yang sama.

Beberapa waktu lalu, ada tawaran program pelatihan. Saya membutuhkannya untuk meningkatkan kompetensi. Namun, biaya untuk mengikutinya perlu merogoh saku lebih dalam. Terbilang dua digit. Sayangnya, semua saku telah ditengok, masih saja belum cukup. Kesempatan emas kali itu, terpaksa saya lewatkan. Menabung dulu, pikir saya.

Selang beberapa hari, teman yang mempunyai lembaga pelatihan yang ingin saya ikuti, menawarkan saya untuk masuk kelas, bisa 1-2 sesi. Semacam mencicipi bagaimana jalannya dan materi pelatihan itu. Tentunya, tak berbayar. Menarik. Sayangnya, jadwal yang ditawarkan kali ini, berbenturan dengan acara yang tidak dapat saya wakilkan. Terlepas opportunity kali ini.

Pernah mengalami penawaran seperti itu ?

Kesempatan semacam itu disebut sit-in. Terjemahan bebasnya adalah mengikuti kegiatan untuk mendapatkan penjabaran materi yang sama pada program yang sedang berjalan bersama peserta yang juga sudah ada. Fasilitas yang kurang lebih mirip dengan peserta ‘asli’. Tidak berbayar tentunya.

So, bukan sekedar duduk manis mengamati program. Tapi turut menyimak dan mengikutinya hingga tuntas. Tentunya juga agar mendapatkan pemahaman yang sama.

Sahabat, pingin sit-in dalam acara saya bersama AIR Business Consulting dan Pak Laksita, sang pakar bisnis dan marketing ?

Segera kirim minat dan konfirmasi melalui WA  :

08119090190 (Sisrie) dengan format :

SITIN-CK-Nama-Profesi

Kami menyediakan 29 tempat duduk untuk sahabat yang mengikluti program sit-in ini. Jadi jangan sampai kehabisan.

Waktu eventnya dicatat ya :

Sabtu, 29 April 2017, 08.00 – 11.30 WIB di Gedung. Prof. Ir. Suryono, FTUB, Jl. MT. Haryono 167, Malang 65144.

 

Sampai jumpa di Malang !

Ada Apa dengan Senin

“Waduuh… esok sudah Senin lagi, nih !”

Celetukan itu tidak sedikit yang mengalaminya. Apalagi setelah long week-end. Tidak jarang Senin merupakan hari yang tidak disuka. Kecuali Senin tanggal ‘merah’, pas hari libur nasional.  Berangkat harus lebih pagi. Entah kenapa, area Tangerang Selatan daerah tempat saya menetap atau juga Jakarta, pada Hari Senin acapkali jalan lebih sering macet. Kendaraan lebih padat. Perasaan lebih terburu-buru. Makanya seakan-akan banyak yang nggak berharap datangnya Hari Senin. Kalau bisa, ini hari yang harus diskip. Dilompati ! Padahal hari ini harus dilalui untuk memasuki Hari Selasa. Debatable !

Ijinkan saya memaknai Hari Senin ini dengan kegiatan lain. Insya Allah membawa manfaat. Agar Senin berubah menjadi hari yang ditunggu-tunggu.

Saya mendapat ide untuk mengajak sahabat bertatap muka. Kita berbagi pengalaman. Sharing knowledge. Harapannya, ada solusi yang didapat. Agar mangkus dan sangkil (efektif dan efisien), setidaknya ada 4-5 orang dalam 1 sesi.

Secara rutin, saya menyediakan waktu setiap Hari Senin, pukul 17.15-20.00 WIB. Kebetulan di Graha Elnusa ada cafe tempat ngopi dan ngobrol, Coffee Toffee. Kita bertemu di situ.

Lalu apa diskusinya ? Saya berharap bisa saling berbagi atas upaya-upaya penghematan. Lebih fokus, dengan ide terobosan pada proses bisnis. Ya, tema yang tidak jauh berbeda dengan buku saya, Cost Killer. Saya yakin dengan bertemunya 4-5 orang, akan mendapatkan banyak pandangan. Ide cemerlang. Solusi jitu. Mimpinya, Hari Senin menjadi hari pemecah masalah. Saat kita mendapatkan ide melejitkan profit. Berhemat biaya. Bahkan ide liar lainnya.

Ini saya namakan, SeniNaik ! Sesuai dengan tujuan besar ide kecil ini.

Mau ?

Jika sahabat berkenan dan punya antusiasme yang sama, silakan kontak Ayu di WA : 085692053051. Ayu akan membantu saya sebagai perencana dan pengatur jadwal. Schedule planner.

Ada juga sesi insidentil. Tergantung pesanan. Event yang tidak rutin. Misal di akhir sesi seminar atau pelatihan Cost Killer. Itu juga boleh.

Jadwal terdekat sesi spesial itu ada di Malang ! Pada Sabtu, 29 April 2017 pagi. Saat acara Bedah Buku ‘Cost Killer’ bersama Pak Laksita Utama Suhud (Expert-nya marketing & bisnis) dan Saya sendiri. Bertempat di Gedung Prof. Ir. Suryono, FTUB, Jl. MT. Haryono 167, Malang. Kita bisa lanjut diskusi setelah acara usai.

Khusus info rinci atas event ini bisa kontak : Sisrie di 08119090190. Silakan mulai mencatatkan diri untuk memesan tempat duduk.

 

Semoga hal ini manjadi catatan amal sholeh kita.

 

Solusi Itu Hadir !

Teman saya bingung ketika memulai usaha di Jakarta. Usahanya belum terlalu besar, tetapi sudah menggeliat. Lantas apa yang membuatnya bingung ?

Ia berencana menyewa rumah sebagai Head Office di daerah Cilandak. Apa daya, ternyata izin domisili tidak dapat diperoleh. Ya, Pemprov DKI Jakarta tidak memperbolehkan rumah tinggal ataupun ruko sekalipun untuk dijadikan kantor. Peraturan yang debatable, tetapi ada sisi positifnya, agar kawasan permukiman memang tempat untuk istirahat. Terlebih, kawasan perdagangan (CBD) juga tumbuh sejalan dengan tumbuhnya usaha.

Masalah baru pun timbul, Ia harus sewa kantor? Dan dana masih fokus untuk pengembangan usaha. Kebutuhan ruang masih belum besar, Ia masih membutuhkan yang luasan lantainya di bawah 50 m2, bahkan lebih kecil lagi. Tidak mudah memang memperoleh tempat yang representatif, fasilitas lengkap tapi affordable dan terjangkau biaya sewanya.

Beberapa sahabat dan relasi, utamanya yang sedang membangun bisnis, mempunyai kendala serupa. Anda juga mengalami hal yang sama ?

Optimo @Graha Elnusa menjembatani kebutuhan itu, menyediakan ruang kantor berfasilitas lengkap di lantai 5. Kami menyediakan :

  • Serviced office
  • Virtual office
  • Co-working office
  • Meeting room

Kami bersyukur fasilitas penunjangnya memang sangat lengkap.

 

Fasilitas apa saja itu ?

Keperluan transaksi perbankan. Bank Mandiri siap melayani di area lobi utama. Dilengkapi pula dengan ATM center dari berbagai bank terkemuka.

Keperluan ruang meeting disediakan dari kapasitas kecil 4 – 12 orang, untuk rapat koordinasi atau conference, disediakan juga ruang dengan kapasitas 20 orang. Bahkan kami juga menyediakan dengan kapasitas hingga 200 orang.

Café sebagai bagian dari life style kekinian, juga siap melayani. Coffee Toffee hadir sebagai penyemangat aktivitas. Ngopi di pagi hari sekaligus membahas bisnis bisa juga dilakukan di sini.

Ofiskita sebagai salah satu layanan integrated document services juga telah hadir. Ofiskita akan melayani kebutuhan alat tulis dan kantor, termasuk layanan dokumen lainnya. Reputasinya tak perlu diragukan, Ia dikelola oleh Astra Graphia.

Masjid sebagai sarana ibadah pun sudah lama menjadi ikon Jakarta Selatan. Ya, Masjid Baitul Hikmah Elnusa. Kapasitasnya bisa menampung hingga 1.000 jamaah. Kajian selepas dzuhur bersama penceramah berbobot menjadi ciri khasnya.

Kebutuhan asupan energi ? Tidak perlu khawatir ada food court dengan harga terjangkau dalam kawasan perkantoran. Buguri Box khas makanan Aceh, Masakan Padang, Gudeg, Pecel, Nasi Rames, Masakan Oriental, Kuliner Manado, dan masih banyak lainnya. Buka dari saat sarapan hingga menjelang maghrib. Bahkan beberapa buka hingga pukul 8 malam.

Parkir pun tak perlu khawatir 350 lot untuk mobil, 600 lot untuk sepeda motor telah disiapkan. Tarif ? Masih sesuai dengan tarif parkir pada umumnya.

Optimo adalah solusi yang kami tawarkan. Ruang kerja berperalatan lengkap, berfasilitas wifi, business lounge, meeting room dan dapat diakses 24 jam.

Jika anda tidak ingin pusing berlama-lama. Beberapa calon tenant pun sudah memsan tempat jauh hari. Tak mau kehilangan kesempatan ?

Silakan kontak dan book  sekarang melalui :

Dyan Karina | 0813 1890 3362 | dyan.karina@elnusa.co.id | marketing-graha@elnusa.co.id

 

Optimo is optimum office with affordable price.

Graha Elnusa Lt. 5, Jl. TB. Simatupang Kav 1B, Cilandak, Jakarta Selatan 12560.

 

Bisa jadi tak berdampak langsung bagi tim kami. Tapi denyut manfaatnya sudah mulai terasa. Lecutan semangat tambah membara !