Bicara itu Pintu Berbagai Peluang

Setelah direncanakan cukup lama, akhirnya saya bisa melangsungkan training singkat yang berkerangka utama materi WannaBeTrainer (WBT, trade mark-nya Akademi Trainer). Bedanya, durasi pelatihan dipersingkat hanya menjadi 1 hari. Dipadatkan hanya menjadi 30% dari total konten. Ini disebabkan situasi dan kondisi internal. Beberapa latihan juga dilakukan tidak sebanyak aslinya. Namun, insya Allah delivery dan kualitas layanan tetap 100%. Layanan memfasilitasi yang sepenuh hati.

Continue reading “Bicara itu Pintu Berbagai Peluang”

Atasi Galau

Saya yakin anda pernah mengalami gundah gulana. Galau atas situasi yang terjadi. Kondisi yang berimbas secara pribadi baik raga, jiwa dan ekonomi. Tentunya, anda pun tidak ingin itu berlarut. Aksi korektif senantiasa diupayakan. Tidak terkecuali saya. Paling awal yang tahu persis jelas garwa alias istri saya. Saya pun berbagi atas situasi yang saya alami. Ia pun memberi semangat, selalu ada jalan keluar.

Tiga bulan terakhir ini, situasi dan kondisi itu menghampiri saya. Saya merasa kontribusi terhadap perusahaan tidak optimal. Beberapa proyek yang direncanakan layu sebelum berkembang. Itu pun dipengaruhi oleh banyak faktor, utamanya faktor eksternal. Beda persepsi dan keyakinan, bisa jadi karena beda pehamaman, beda cara pandang. Tapi tetap saja ujungnya tahun ini belum ada proyek yang gol, menapaki langkah komersial pun masih jauh.

Continue reading “Atasi Galau”

Inspiring Guest

Saya terpaku sejenak ketika melihat sosok perempuan berjilbab yang duduk di bangku belakang.

“Kayaknya kenal, tapi siapa ya ?”, gumam saya dalam hati.

Saya tak berani memandang terlalu lama. Saya mengingat agak lama sembari mencari tempat duduk. Belum nemu juga untaian pengingat dalam otak ini. Saya pun fokus pada pembicara utama yang masih menyampaikan materi dengan sangat antusias. Materi yang disampaikan dalam rangkaian Inaugurasi Pengurus Komunitas Sukses Mulia.

Continue reading “Inspiring Guest”

Amanah Baru, Aksi Baru

Setelah mempertimbangkan utamanya tentang waktu, maka saya memutuskan untuk berkontribusi dengan Komunitas Sukses Mulia. Beberapa agenda dan waktu luang lainnya, harus digeser. Tetap berinteraksi dengan yang lain, walau dengan sistem pendelegasian dan frekuensi yang dikurangi. Saya bertemu dengan orang baru. Punya team baru. Tantangan tersendiri. Tapi saya tidak sendiri support dari orang-orang hebat seperti Mas Indrawan Nugroho Jamil Azzaini Kedua Farid Poniman juga sejawat lainnya, sangat mewarnai kiprah saya selanjutnya. Ini organisasi memang sudah disiapkan dengan baik.

Continue reading “Amanah Baru, Aksi Baru”

Pahlawan Itu…

Teringat ketika saya masih duduk di bangku SD hingga baru awal masuk SMP sekira 30-an tahun lalu.
Sering berjalan bersama Bapak, tangan ini tak pernah lepas dari gandengan beliau. Bapak ingin memastikan bahwa saya dalam pengawasan beliau. Genggaman erat itu menjadi tanda tersendiri.

Momen itu beliau sempatkan ketika pulang dari sekolah. Tak jarang ketika beliau mengunjungi beberapa tempat. Saya diajak serta menyusuri Jalan Ngguyangan atau sekarang dikenal dengan Jalan Tlogo Indah.

Continue reading “Pahlawan Itu…”

Mobil Pemadam

Pagi ini saya berkhayal. Maklum, belum banyak yang bisa saya kontribusikan untuk membantu saudara kita yang terkena dampak asap/kebakaran hutan.

Hujan belum juga dapat mengurangi banyak akibat yang ditimbulkan atas kebakaran. Bisa jadi area yang terbakar jika digabung sudah setara luasnya wilayah propinsi.

Continue reading “Mobil Pemadam”

Pengurangan yang Menambahkan

Pengetahuan yang menyeluruh tentang profil pembelanjaan sudah dapat dikatakan menyelesaikan separuh upaya penghematan dalam proses pengadaan. Berdasarkan informasi ini, kita dapat melakukan evaluasi kebutuhan.

Apakah pada proses pengadaan atau pembelian selanjutnya akan menggunakan pola yang sama ? Apa yang dibeli ? Berapa jumlah yang dibeli, disewa atau dibuat mandiri ? Apakah masih perlu sejumlah itu ? Apakah ada pengurangan atau bahkan penambahan? Juga diperoleh data tentang sebaran produsen (baca: merek) yang digunakan dalam satu proses tertentu. Apakah akan tetap membeli di tempat yang sama ?

Pertanyaan-pertanyaan itu yang akan mengarahkan kita pada pengembangan strategi selanjutnya.

Continue reading “Pengurangan yang Menambahkan”

Meminta Ijin Bukan Urusan Sepele

Kemarin, saya mendapatkan peringatan yang sangat menohok. Air mata pun menggelayut di kelopak mata. Begitu berat mewujudkannya, sadar akan polah tingkah selama ini. Ini terkait tentang organisasi lebih khusus terkait kepemimpinan. Jika diskusi tentang leadership tentunya sudah sangat mudah ditemui dan dipahami. Namun, kali ini diskusi berlangsung tentang adab sebagai pengikut. Dengan kata lain adalah membahas hal-hal yang perlu dilakukan oleh seorang yang menjadi bagian dari team. Tata krama sebagai orang yang dipimpin. Saya menyebutnya followership.

Continue reading “Meminta Ijin Bukan Urusan Sepele”

Jangan Mau Kalah

Malam itu saya menyempatkan bersilaturahim ke seorang sahabat. Dalam perjalanan saya ditemani sopir taksi. Pria berbadan sedang ini punya 3 anak yang memasuki masa kuliah. Pembicaraan mengarah kepada kesulitan ekonomi yang mulai dirasakannya.

“Waduh Mas, narik taksi sekarang berat (baca : sering tak dapat setoran). Eee.. baru-baru ini ada kabar ada group taksi besar yang mau masuk. Gimana itu menurut, Mas ?” tanyanya di tengah diskusi. Sembari menyebut nama group taksi yang sudah go public itu.

Continue reading “Jangan Mau Kalah”

Belajar dari Kuliah Tamu

Dalam sebulan ini ada 3 event memberikan sharing experience and knowledge di kampus yang berbeda. Materi yang disampaikan adalah sesuai dengan expertise dan experience pembicara. Saya pun mengajukan topik mengenai strategic sourcing. Pokok bahasan yang masih asing di telinga mahasiswa. Tantangan lainnya adalah waktu yang diberikan memaparkan materi hanya 1 jam atau semolor-molornya 75 menit. Sesi tanya jawab diberikan tambahan 30-45 menit.

Materi ini sudah ada bangunan intinya. Ibarat rumah pondasi dan dinding , sudah siap. Seperti biasa dan sesuai ajaran guru, saya menanyakan profil peserta, waktu dan tempat. Tentunya tidak lupa menggali apa yang diharapkan dari event tersebut. Hal ini untuk memperkaya materi plus membuat sisipan yang sesuai dengan kondisi peserta. Kalau rumah, ini ibarat desain interior dan perabotnya. Hal ini saya maksudkan agar lebih mudah dipahami dan sesuai harapan audience.

Continue reading “Belajar dari Kuliah Tamu”