Nyamuk dan Tanda

Sudah sepekan ini, binatang kecil itu selalu setia mendengung di rumah. Ia dan teman-temannya, terus menhampiri  penghuninya. Ia berusaha mencari darah segar, makanan pokoknya. Mahluk kecil ini adalah nyamuk. Nyamuk membutuhkan protein untuk berkembang biak. Sumber protein berasal dari darah, utamanya darah manusia.  Wajar, jika mereka mengejar dan mengerubungi kita bak selebritis.

Perlu diketahui, menurut peneliti pernyamukan, di dunia ini ada sekitar 2700 jenis nyamuk. Siklus hidupnya beragam ada yang rerata 14 hari, tapi ada juga yang sebulan. Ini siklus hidup normal, lho. Bukan karena mati diteplok tangan atau terkenan sengatan listrik alat pembasmi serangga yang seperti raket tenis. Ini binatang mungil, rata-rata beratnya cuma 2 mg. Daya jelajahnya hanya 1-2 KM/jam. Alhamdulillaah, ia diciptakan sekecil itu. Coba banyangkan jika ia segede kucing saja dengan kecepatan terbang secepat anjing. Saya yakin ia akan jadi binatang buas, mengalahkan harimau. Bahkan pembasminya pun perlu alat sekelas pesawat tempur.

Continue reading “Nyamuk dan Tanda”

Menu Komplet

Sabtu lalu, saya punya hutang lagi dengan keluarga. Setidaknya dalam setengah hari Sabtu dan/atau Ahad, saya berkomitmen menghabiskan waktu bersama anak-anak dan tentunya dengan garwa alias istri. Kebetulan ada acara yang menghabiskan seharian bahkan hingga tiga hari. Sabtu pagi saya hadir, walau cuma sejam, di acara launching buku rekan trainer TEMPA. Alhamdulillaah mendapatkan hikmah silaturahim dengan beberapa teman yang hadir. Langsung dilanjutkan di tempat yang berbeda mengisi sharing session untuk Komunitas Pengusaha Muda di Tangerang Selatan. Sore harinya, saya bawa anak yang tengah untuk mengantar ke Bandara Soeta sekalian buka puasa bersama. Malamnya harus sudah ada di Denpasar agar esok paginya bisa ontime tiba di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

Continue reading “Menu Komplet”